Gerimispun Hadir
03 April 2010 Gerimispun hadir seketika di pelupuk mata, tatkala adanya getaran batin yang terdalam yang merupakan reaksi atas perasaan dari suatu peristiwa yang sedang dan mungkin telah terjadi. perasaan bahagia, perasaan haru, sedih kecewa bahkan sakit akan menimbulkan getaran dan gemuruh dalam hati. Hati yang senantiasa diiringi dengan istighfar dan kalimat Thoyibah mampu menimbulkan ketentraman dalam qolbu.
Biarkanlah gerimis yang hadir dan kemudian akan berubah menjadi sungai airmata itu mengalir apa adanya. supaya ia tidak bertumpuk dalam qolbu yang bercampur dengan nafsu. Namun sangat di sayangkan sungai airmata itu sering terjadi karena refleksi dari suatu kekecewaan. Kekecewaan hidup yang di rasakan, yang akan memunculkan dendam, sakit hati bahkan kebencian di akhirnya.
Maka ikhlaskanlah gerimispun hadir di pelupuk mata kita dan biarkanlah menjadi sungai air mata yang mengalir. mungkin apabila ia telah tumpah ruah, semoga akan terkurangi beban yang di alami.
